Breaking News

Induk Ayam Dan Burung Elang Hidup Berdampingan Dengan Rukun. Keduanya Saling Menolong Dalam Keseharian. Suatu Hari Induk Ayam Mendatangi Elang. Malam Itu, Induk Ayam Mendapat Undangan Pesta. Ia Bermaksud Meminjam Cincin Yang Indah Milik Elang. Sambil Menyerahkan Cincin, Elang Berpesan, “Hati-Hati, Benda Ini Sangat Berharga Bagiku. Kalau Hilang, Nyawa Anak-Anakmu Sebagai Jaminannya.”Induk Ayam Sangat Menikmati Pesta Yang Meriah Itu. Ia Menjadi Pusat Perhatian Kaum Ayam. Semua Mengagumi Cincin Yang Dipakainya. Ia Menari Mengikuti Alunan Musik Bersama Teman-Temannya. Maraknya Suasana Membuat Induk Ayam Lupa Pada Anak Serta Cincin Di Cakarnya. Karena Lelah, Ia Terlelap Tidur. Keesokan Hari, Ia Teringat Pada Cincin Burung Elang. Induk Ayam Menengok Kakinya. “Hah, Celaka Aku!” Dengan Panik, Dikocoknya Setiap Gundukan Tanah. Ia Mencari-Cari Cincin Itu. Karena Lelah, Akhirnya Ia Melapor Kepada Burung Elang. Burung Elang Sangat Murka. Ia Mengancam Akan Mengambil Anak-Anak Ayam. Sampai Kini, Induk Ayam Masih Terus Mengais Tanah. Ia Berusaha Melindungi Anak-Anaknya Dari Buruan Elang. Tema Cerita Tersebut Adalah?

Klik Disini

Induk Ayam dan Burung Elang hidup berdampingan dengan rukun. Keduanya saling menolong dalam keseharian. Suatu hari Induk Ayam mendatangi Elang. Malam itu, Induk Ayam mendapat undangan pesta. Ia bermaksud meminjam cincin yang indah milik elang. Sambil menyerahkan cincin, Elang berpesan, “Hati-hati, benda ini sangat berharga bagiku. Kalau hilang, nyawa anak-anakmu sebagai jaminannya.”Induk Ayam sangat menikmati pesta yang meriah itu. Ia menjadi pusat perhatian kaum ayam. Semua mengagumi cincin yang dipakainya. Ia menari mengikuti alunan musik bersama teman-temannya. Maraknya suasana membuat Induk Ayam lupa pada anak serta cincin di cakarnya. Karena lelah, ia terlelap tidur. Keesokan hari, ia teringat pada cincin Burung Elang. Induk Ayam menengok kakinya. “Hah, celaka aku!” Dengan panik, dikocoknya setiap gundukan tanah. Ia mencari-cari cincin itu. Karena lelah, akhirnya ia melapor kepada Burung Elang. Burung Elang sangat murka. Ia mengancam akan mengambil anak-anak ayam. Sampai kini, induk ayam masih terus mengais tanah. Ia berusaha melindungi anak-anaknya dari buruan elang. Tema cerita tersebut adalah?

Klik Disini
  1. budi pekerti
  2. kegemaran
  3. kegiatan
  4. hiburan
  5. Semua jawaban benar

Jawaban yang benar adalah: A. budi pekerti.

Klik Disini

Dilansir dari Ensiklopedia, induk ayam dan burung elang hidup berdampingan dengan rukun. keduanya saling menolong dalam keseharian. suatu hari induk ayam mendatangi elang. malam itu, induk ayam mendapat undangan pesta. ia bermaksud meminjam cincin yang indah milik elang. sambil menyerahkan cincin, elang berpesan, “hati-hati, benda ini sangat berharga bagiku. kalau hilang, nyawa anak-anakmu sebagai jaminannya.”induk ayam sangat menikmati pesta yang meriah itu. ia menjadi pusat perhatian kaum ayam. semua mengagumi cincin yang dipakainya. ia menari mengikuti alunan musik bersama teman-temannya. maraknya suasana membuat induk ayam lupa pada anak serta cincin di cakarnya. karena lelah, ia terlelap tidur. keesokan hari, ia teringat pada cincin burung elang. induk ayam menengok kakinya. “hah, celaka aku!” dengan panik, dikocoknya setiap gundukan tanah. ia mencari-cari cincin itu. karena lelah, akhirnya ia melapor kepada burung elang. burung elang sangat murka. ia mengancam akan mengambil anak-anak ayam. sampai kini, induk ayam masih terus mengais tanah. ia berusaha melindungi anak-anaknya dari buruan elang. tema cerita tersebut adalah budi pekerti.

Pembahasan dan Penjelasan

Klik Disini

Menurut saya jawaban A. budi pekerti adalah jawaban yang paling benar, bisa dibuktikan dari buku bacaan dan informasi yang ada di google.

Menurut saya jawaban B. kegemaran adalah jawaban yang kurang tepat, karena sudah terlihat jelas antara pertanyaan dan jawaban tidak nyambung sama sekali.

Menurut saya jawaban C. kegiatan adalah jawaban salah, karena jawaban tersebut lebih tepat kalau dipakai untuk pertanyaan lain.

Menurut saya jawaban D. hiburan adalah jawaban salah, karena jawaban tersebut sudah melenceng dari apa yang ditanyakan.

Menurut saya jawaban E. Semua jawaban benar adalah jawaban salah, karena setelah saya coba cari di google, jawaban ini lebih cocok untuk pertanyaan lain.

Kesimpulan

Dari penjelasan dan pembahasan serta pilihan diatas, saya bisa menyimpulkan bahwa jawaban yang paling benar adalah A. budi pekerti.

Jika anda masih punya pertanyaan lain atau ingin menanyakan sesuatu bisa tulis di kolom kometar dibawah.