Breaking News

Namira: Ini Hasil Kalkulasi Saya Untuk Tingkat Overhead Standar Tahun 2020. Apabila Bapak Setuju, Kita Akan Menginput Rate Ini Ke Dalam SAP Pada Tanggal 1 Januari Dan Saya Langsung Dapat Memulai Sistem Job-order Costing. Pak Wagiyo: Terima Kasih Namira, Sebenarnya Hasil Penghitungan Ini Terlihat Baik-baik Saja. Tetapi, Estimasi Kamu Menggunakan Total Jam Tenaga Kerja Sebesar 440.000 Jam, Apakah Bisa Diturunkan Saja Menjadi 420.000 Jam? … Namira: Saya Tidak Yakin Pak, Manajer Produksi Menyebutkan Bahwa Dia Membutuhkan 440.000 Jam Tenaga Kerja Langsung Untuk Memenuhi Target Produksi Di Tahun 2020. Disamping Itu, Sampai Dengan Akhir Tahun 2019 Ini Mungkin Akan Ada 430.000 Jam Tenaga Kerja Langsung Dan Proyeksi Penjualan Tahun 2020 Lebih Besar Daripada Penjualan Di Tahun 2019 Ini… Pak Wagiyo: Iya Saya Paham Hal Itu Semua, Tapi Tolong Ini Dipangkas Saja Basis Aplikasinya Menjadi 420.000 Jam. Saya Punya Perjanjian Dengan Pendahulu Kamu Bahwa Saya Akan Memotong 5% Jam Tenaga Kerja Langsung Yang Menjadi Basis Estimasi Biaya Overhead. Nah, Dengan Demikian Kita Mempunyai Cadangan Yang Biasanya Akan Meningkatkan Laba Bersih Di Akhir Periode. Kantor Pusat Biasanya Senang Kalau Ada Kejadian Seperti Itu. Hal Seperti Ini Sudah Biasa Kita Lakukan, Jadi Tolong Kamu Sesuaikan Hitungan Standar Overhead Kamu Itu… Diminta:… 1. Jelaskan Mengapa Memotong 5% Dari Estimasi Jam Tenaga Kerja Langsung Sebagai Dasar Penghitungan Tingkat Biaya Overhead Standar Dapat Meningkatkan Laba Bersih Perusahaan Pada Akhir Tahun…:Memotong Estimasi Tenaga Kerja Langsung Sebesar 5% Akan Membuat Basis Alokasi Overhead Menjadi Lebih Kecil Sehingga Tingkat Biaya Overhead Standar Akan Meningkat. Ketika Hal Ini Terjadi Akan Ada Kelebihan Estimasi Untuk Overhead. Pada Akhir Tahun Fiskal, Perusahaan Akan Memiliki Overhead Aktual Yang Lebih Kecil. Pada Kondisi Ini, Jumlah Kelebihan Alokasi Overhead Akan Dikurangi Dari COGS Sehingga Hal Ini Akan Terkesan Meningkatkan Laba Bersih… 2. Apakah Namira Harus Menyetujui Permintaan Pak Wagiyo Untuk Memotong Jam Tenaga Kerja Langsung Sebagai Basis Penghitungan Overhead Menjadi 420.000 Jam?…: Namira Menghadapi Dilema Moral Dimana Dia Adalah Pegawai Yang Baru Dipindahkan Dan Diharapkan Untuk Mematuhi Sistem Yang Selama Ini Berjalan Agar Kantor Pusat Terkesan Dengan Kinerja Divisi. Di Satu Sisi, Namira Harus Memberikan Penghitungan Yang Sesuai Dengan Kondisi Aktual. Adapun Kenaikan Laba Bersih Yang Akan Dialami Oleh Divisi Pada Akhir Tahun Fiskal Hanyalah Fabrikasi Dan Tidak Mencerminkan Produktivitas Divisi Yang Sebenarnya. Sebagai Akuntan Manajemen Namira Harus Tetap Jujur Dan Menjaga Integritasnya Dengan Membuat Penghitungan Dengan Estimasi Overhead Dengan Basis Tenaga Kerja Langsung Yang Semestinya Yaitu 440.000 Jam Tenaga Kerja Langsung?

Klik Disini

Namira: Ini hasil kalkulasi saya untuk tingkat overhead standar tahun 2020. Apabila Bapak setuju, kita akan menginput rate ini ke dalam SAP pada tanggal 1 Januari dan saya langsung dapat memulai sistem job-order costing. Pak Wagiyo: Terima kasih Namira, sebenarnya hasil penghitungan ini terlihat baik-baik saja. Tetapi, estimasi kamu menggunakan total jam tenaga kerja sebesar 440.000 jam, apakah bisa diturunkan saja menjadi 420.000 jam? … Namira: Saya tidak yakin Pak, Manajer Produksi menyebutkan bahwa dia membutuhkan 440.000 jam tenaga kerja langsung untuk memenuhi target produksi di tahun 2020. Disamping itu, sampai dengan akhir tahun 2019 ini mungkin akan ada 430.000 jam tenaga kerja langsung dan proyeksi penjualan tahun 2020 lebih besar daripada penjualan di tahun 2019 ini… Pak Wagiyo: Iya saya paham hal itu semua, tapi tolong ini dipangkas saja basis aplikasinya menjadi 420.000 jam. Saya punya perjanjian dengan pendahulu kamu bahwa saya akan memotong 5% jam tenaga kerja langsung yang menjadi basis estimasi biaya overhead. Nah, dengan demikian kita mempunyai cadangan yang biasanya akan meningkatkan laba bersih di akhir periode. Kantor Pusat biasanya senang kalau ada kejadian seperti itu. Hal seperti ini sudah biasa kita lakukan, jadi tolong kamu sesuaikan hitungan standar overhead kamu itu… Diminta:… 1. Jelaskan mengapa memotong 5% dari estimasi jam tenaga kerja langsung sebagai dasar penghitungan tingkat biaya overhead standar dapat meningkatkan laba bersih perusahaan pada akhir tahun…:Memotong estimasi tenaga kerja langsung sebesar 5% akan membuat basis alokasi overhead menjadi lebih kecil sehingga tingkat biaya overhead standar akan meningkat. Ketika hal ini terjadi akan ada kelebihan estimasi untuk overhead. Pada akhir tahun fiskal, perusahaan akan memiliki overhead aktual yang lebih kecil. Pada kondisi ini, jumlah kelebihan alokasi overhead akan dikurangi dari COGS sehingga hal ini akan terkesan meningkatkan laba bersih… 2. Apakah Namira harus menyetujui permintaan Pak Wagiyo untuk memotong jam tenaga kerja langsung sebagai basis penghitungan overhead menjadi 420.000 jam?…: Namira menghadapi dilema moral dimana dia adalah pegawai yang baru dipindahkan dan diharapkan untuk mematuhi sistem yang selama ini berjalan agar Kantor Pusat terkesan dengan kinerja Divisi. Di satu sisi, Namira harus memberikan penghitungan yang sesuai dengan kondisi aktual. Adapun kenaikan laba bersih yang akan dialami oleh Divisi pada akhir tahun fiskal hanyalah fabrikasi dan tidak mencerminkan produktivitas divisi yang sebenarnya. Sebagai akuntan manajemen Namira harus tetap jujur dan menjaga integritasnya dengan membuat penghitungan dengan estimasi overhead dengan basis tenaga kerja langsung yang semestinya yaitu 440.000 jam tenaga kerja langsung?

Klik Disini
  1. Esay1
  2. Esay
  3. Semua jawaban benar
  4. Semua jawaban benar
  5. Semua jawaban benar

Jawaban yang benar adalah: A. Esay1.

Klik Disini

Dilansir dari Ensiklopedia, namira: ini hasil kalkulasi saya untuk tingkat overhead standar tahun 2020. apabila bapak setuju, kita akan menginput rate ini ke dalam sap pada tanggal 1 januari dan saya langsung dapat memulai sistem job-order costing. pak wagiyo: terima kasih namira, sebenarnya hasil penghitungan ini terlihat baik-baik saja. tetapi, estimasi kamu menggunakan total jam tenaga kerja sebesar 440.000 jam, apakah bisa diturunkan saja menjadi 420.000 jam … namira: saya tidak yakin pak, manajer produksi menyebutkan bahwa dia membutuhkan 440.000 jam tenaga kerja langsung untuk memenuhi target produksi di tahun 2020. disamping itu, sampai dengan akhir tahun 2019 ini mungkin akan ada 430.000 jam tenaga kerja langsung dan proyeksi penjualan tahun 2020 lebih besar daripada penjualan di tahun 2019 ini… pak wagiyo: iya saya paham hal itu semua, tapi tolong ini dipangkas saja basis aplikasinya menjadi 420.000 jam. saya punya perjanjian dengan pendahulu kamu bahwa saya akan memotong 5% jam tenaga kerja langsung yang menjadi basis estimasi biaya overhead. nah, dengan demikian kita mempunyai cadangan yang biasanya akan meningkatkan laba bersih di akhir periode. kantor pusat biasanya senang kalau ada kejadian seperti itu. hal seperti ini sudah biasa kita lakukan, jadi tolong kamu sesuaikan hitungan standar overhead kamu itu… diminta:… 1. jelaskan mengapa memotong 5% dari estimasi jam tenaga kerja langsung sebagai dasar penghitungan tingkat biaya overhead standar dapat meningkatkan laba bersih perusahaan pada akhir tahun…:memotong estimasi tenaga kerja langsung sebesar 5% akan membuat basis alokasi overhead menjadi lebih kecil sehingga tingkat biaya overhead standar akan meningkat. ketika hal ini terjadi akan ada kelebihan estimasi untuk overhead. pada akhir tahun fiskal, perusahaan akan memiliki overhead aktual yang lebih kecil. pada kondisi ini, jumlah kelebihan alokasi overhead akan dikurangi dari cogs sehingga hal ini akan terkesan meningkatkan laba bersih… 2. apakah namira harus menyetujui permintaan pak wagiyo untuk memotong jam tenaga kerja langsung sebagai basis penghitungan overhead menjadi 420.000 jam…: namira menghadapi dilema moral dimana dia adalah pegawai yang baru dipindahkan dan diharapkan untuk mematuhi sistem yang selama ini berjalan agar kantor pusat terkesan dengan kinerja divisi. di satu sisi, namira harus memberikan penghitungan yang sesuai dengan kondisi aktual. adapun kenaikan laba bersih yang akan dialami oleh divisi pada akhir tahun fiskal hanyalah fabrikasi dan tidak mencerminkan produktivitas divisi yang sebenarnya. sebagai akuntan manajemen namira harus tetap jujur dan menjaga integritasnya dengan membuat penghitungan dengan estimasi overhead dengan basis tenaga kerja langsung yang semestinya yaitu 440.000 jam tenaga kerja langsung Esay1.

Pembahasan dan Penjelasan

Klik Disini

Menurut saya jawaban A. Esay1 adalah jawaban yang paling benar, bisa dibuktikan dari buku bacaan dan informasi yang ada di google.

Menurut saya jawaban B. Esay adalah jawaban yang kurang tepat, karena sudah terlihat jelas antara pertanyaan dan jawaban tidak nyambung sama sekali.

Menurut saya jawaban C. Semua jawaban benar adalah jawaban salah, karena jawaban tersebut lebih tepat kalau dipakai untuk pertanyaan lain.

Menurut saya jawaban D. Semua jawaban benar adalah jawaban salah, karena jawaban tersebut sudah melenceng dari apa yang ditanyakan.

Menurut saya jawaban E. Semua jawaban benar adalah jawaban salah, karena setelah saya coba cari di google, jawaban ini lebih cocok untuk pertanyaan lain.

Kesimpulan

Dari penjelasan dan pembahasan serta pilihan diatas, saya bisa menyimpulkan bahwa jawaban yang paling benar adalah A. Esay1.

Jika anda masih punya pertanyaan lain atau ingin menanyakan sesuatu bisa tulis di kolom kometar dibawah.